oleh M. Irfan Ilmie
Surabaya - Guru besar Linguistik Fakultas Bahasa dan Seni Unversitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof. Dr. Kisyani Laksono, mengemukakan, perkembangan Bahasa Indonesia berada di tangan masyarakat. (lagi…)
oleh M. Irfan Ilmie
Surabaya - Guru besar Linguistik Fakultas Bahasa dan Seni Unversitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof. Dr. Kisyani Laksono, mengemukakan, perkembangan Bahasa Indonesia berada di tangan masyarakat. (lagi…)
oleh M. Irfan Ilmie
Surabaya – Ratusan bahasa daerah di Indonesia, keberadaannya hingga saat ini terancam punah karena sudah jarang sekali digunakan. (lagi…)
oleh M. Irfan Ilmie
Gumpalan-gumpalan awan hitam yang bergelayut itu tiba-tiba luruh membasahi besi batang landasan kereta api, klakson lokomotif yang meraung-raung pun tertelan gemuruh air yang berjatuhan ke bumi. (lagi…)
oleh m. irfan ilmie
Iluk Sariroh (26), terpaksa berbohong kepada para tetangganya di Desa Semanding, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, bahwa bercak merah di sekujur tubuh anaknya, Fahmi (6), akibat sengatan lebah. (lagi…)
M. Irfan Ilmie
Pengkaji kebudayaan Madura Ali Usman mengatakan, Madura bisa bermakna “madu” dan “racun” sesuai gabungan nama pulau itu.
Dikatakan madu, karena mengacu pada hubungan sosial antar sesama, yang hal itu terpotret dalam pertemanan mereka, baik sesama orang Madura maupun dengan di luar masyarakat Madura. (lagi…)
Ombudsmen LKBN ANTARA, Mulyo Sunyoto mengatakan, sebaiknya menggunakan kata “centang”. Kata “contreng” masih termasuk katagori bahasa percakapan, belum baku. (lagi…)
Media besar seperti Kompas dan Jawa Pos, serta para jurnalis, saya perhatikan masih keliru dalam menggunakan istilah hukum ‘saksi ahli.’ (lagi…)