Contreng, Conteng, atau Centang?

Akhir-akhir ini banyak berita mengenai cara pemungutan suara, yakni
apakah dengan “mencontreng” kertas suara atau dengan cara lain.
Menurut KPU, “contreng” adalah memberi tanda (v).

Pada Selasa (15/9) Kompas juga menggunakan kata “contreng”. Setelah
saya coba cari di KBBI, ternyata kata “contreng” tidak ada. Kata yang
ada adalah “conteng”: coret dengan jelaga, arang, dsb; coreng.

Sebagian berita Antara, dan juga Tempo juga menggunakan kata “centang”
yang menurut KBBI artinya adalah tanda koreksi, bentuknya seperti
huruf v atau tanda cawang.

Sementara arti “mencentang” adalah membubuhi coretan dsb pada tulisan
(sebagai peringatan).

Sehingga menurut saya, kata yang tepat untuk mengartikan maksud KPU
adalah “centang”.

Mohon pencerahan dari rekan yang lain.

Salam
Unggul (LKBN ANTARA)

3 thoughts on “Contreng, Conteng, atau Centang?

  1. Salam centang/contreng/cawang…………….
    Jangan ragu, apalagi khawatir yang berlebihan pada masyarakat Indonesia untuk merubah kebiasaan ( mind set) pada pemilu sebelumnya dari “mencoblos”menjadi mencentang/cawang/contreng dalam menggunakan hak suara di TPS pada Pemilu Kamis, 9 pebruari 2009.
    Biasa, dalam menghadap suatu perubahan ada yang pro dan kontra,tetapi karena perintah UU No.10 tahun 2009 tentang Pemilu legislatif, maka sudah seharusnya kita melaksanakannya dengan penuh keyakinan dan tanggungjawab.
    Ayo….. masyarakat Indonesia, jangan lupa menggunakan hak pilih anda sebagai wujud kedaulatan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s